Elektabilitas Jokowi yang Masih diatas Prabowo-Sandi

0
3
Source : tribunnews

Menjelang Pemilu Presiden 2019, survei elektabilitas capres-cawapres banyak bermunculan. Berdasarkan hasil survei beberapa lembaga survei, pasangan calon nomor urut 1 yaitu Jokowi – Ma’ruf masih unggul atas pasangan calon nomor urut 2 yaitu Prabowo – Sandi.

Berdasarkan hasil survei yang dikeluarkan oleh Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia, elektabilitas Jokowi – Ma’ruf masih sebesar 54,9 persen, sementara Prabowo – Sandi berada jauh dibawahnya yaitu 34,8 persen. Meski demikian, terhitung cukup banyak responden yang belum menentukan pilihannya ataupun merahasiakannya. Yaitu sebesar 9,2 persen responden belum menentukan pilihan (undecided voters) dan 1,1 persen lainnya memutuskan untuk tidak menentukan pilihan diantara keduanya atau yang biasa disebut dengan golongan putih (golput).

Meskipun selisih hasil survei terbilang jauh, namun selisih 20 persen masih belum bisa dikatakan aman untuk Jokowi – Ma’ruf. Mengingat pertaruhan sesungguhnya masih sekitar tiga bulan ke depan. Elektabilitas kedua pasangan capres – cawapres ini bisa berubah kapan saja. Namun jika dibandingkan dengan Oktober 2018 lalu, survei elektabilitas Jokowi dan Prabowo mengalami sedikit peningkatan.

Baca Juga  Hukum Mati Anggota DPRD Golkar! Korupsi dana korban gempa Lombok

Paslon nomor urut 1 pun sempat mengklaim bahwa dirinya telah unggul sejauh 20 persen selama dua bulan berturut-turut dibandingkan paslon nomor urut 2 pada beberapa waktu lalu. Hal tersebut dikatakan di depan sekitar 800 relawan. Meski demikian, Jokowi meminta para pendukungnya untuk tetap berhati-hati pada situasi dan kondisi seperti ini. Ia berpesan supaya pendukungnya jangan terlena dan senang dulu dengan keunggulan elektabilitasnya sekarang, mengingat ini adalah era keterbukaan, segala sesuatu bisa terjadi kapan saja. Karena dengan adanya keterbukaan, bisa saja tiba-tiba muncul isu yang bisa mempengaruhi elektabilitas masing-masing paslon. Jokowi – Ma’ruf juga mengakui sangat memungkinkan terjadinya perubahan situasi yang artinya bukan tidak mungkin nantinya elektabilitasnya disalip oleh elektabilitas Prabowo – Sandi.

Situasi dan kondisi yang dimiliki Jokowi – Ma’ruf juga sangat mendukung lantaran capres dan cawapres ini cukup merepresentasikan umat Islam yang merupakan mayoritas masyarakat di Indonesia dan berhasil mengikis dukungan terhadap lawan main dan isu-isu pribadi terhadap Jokowi yang kerap disebut sebagai pro-asing, anti-islam, dan antek-antek PKI.

Baca Juga  Debat Perdana Pilpres 2019 akan dibagi menjadi 6 Segmen

Hasil kerja keras Jokowi selama jadi presiden selama ini juga cukup nyata dan riil. Seperti suksesnya pembangunan tol trans jawa sepanjang 616 kilometer hingga resmi dibuka untuk umum, contoh lain yaitu direbutnya kembali Freeport sehingga Indonesia sekarang dapat memiliki sebagian besar tambang Freeport dan hasil nyata lainnya. Hasil kerja Jokowi yang seperti inilah yang dapat menyebabkan elektabilitas Jokowi melesat naik meninggalkan oposisinya sehingga masyarakat pun cukup yakin dengan Jokowi menjabat selama 2 periode juga akan membawa Indonesia lebih baik dan lebih dipandang di kancah internasional.

Pendukung Jokowi – Ma’ruf diketahui hampir selalu menjadi mayoritas di setiap pulau di Indonesia, tak terkecuali pulau Jawa. Di Maluku hingga Papua, Jokowi – Ma’ruf unggul telak dengan dukungan sejumlah 66,8 persen. Satu-satunya pulau yang dimenangkan Prabowo – Sandi yaitu Sumatera dengan dukungan sejumlah 43,3 persen. Meskipun unggul, dukungan Jokowi – Ma’ruf di pulau sumatera terbilang beda tipis dengan Prabowo – Sandi yaitu sebesar 41,6 persen pada kubu Jokowi – Ma’ruf.

Baca Juga  Perubahan Harga BBM Nonsubsidi Kini Tak Perlu Lagi Persetujuan Menteri ESDM

Namun, seperti yang dikatakan Jokowi, kita tetap harus was-was terhadap hasil yang ada sekarang. Jangan sampai terlena dan senang dahulu karena apapun bisa terjadi. Tetap hati-hati dengan isu yang ada dan jangan sampai tertipu oleh hoax-hoax politik yang sedang marak beredar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here